Kamis, 04 Oktober 2012

Semangat Mahasiswa Baru




        Gak terasa dan sungguh tidak terasa bahwa kami sudah berada di Mustawa Robi' dan itu berarti ini sudah ditahun yang keempat di negara Hikmah ini, satu tahun di Mukalla dan dua tahun di Tarim dan setahunnya lagi waktu yang sedang berlalu sekarang ini, berarti masa aktif belajar disini hanya sekitar kurang dari dua tahun lagi, waktu yang cukup singkat untuk dijalani namun ada sesuatu yang mengganjal disana ketika ditanya apa yang sudah kita dapati disini selama tiga tahun yang telah berlalu? pertanyaan yang singkat, padat dan juga pedas jika dihayati dan direnungi, mungkin sebagian teman tidak bisa bisa menjawabnya karena mungkin itu pertanyaan yang tidak mempunyai jawaban, kira kira kapan ya kita berani menjawab pertanyaan tersebut? satu tahun lagi atau setelah tamat nanti? yaaa mudah-mudahan sajalah itu bisa dijawab...

masih ingat gak di awal awal kita nyampe kesini? di awal awal kita masuk kuliyah? dimana ketika itu setiap orang memiliki semangat yang kuat, dan memiliki cita cita yang tinggi, ada yang setiap hari menghafal satu hadist, ada juga yang satu hari menghafal satu ayat al qur'an, ada yang bertekad tidak mau berbicara kecuali hanya berbahasa arab dan berbagai macam macam bentuk tekad dan kemaunan yang menggebu-gebu, namun masih adakah semangat mahasiswa baru tersebut dijiwa kita? atau sudah lenyap dimakan waktu? atau jangan-jangan semangat tersebut hanya ada di semester satu dan semester terakhir tepatnya ketika melaksanakan skripsi? entah lah...

kita memang menyadari bahwa mengubah itu semua sangatlah sulit namun lebih sulit lagi jika kita tidak mau untuk mencoba memiliki semangat tersebut, jangan hiraukan orang lain, biarkan orang lain berkata apa dari pada dikemudian hari harus menanggung malu mendingan mulai sekarang tahan rasa malu itu demi untuk mengubah segalanya...

aku jadi teringat pengalaman guruku dulu, dia adalah guruku yang tamatan Madinah, disekolahku ia mengajar hadist namun di USU ia mengajar Bahasa Arab, ia selau membangkitkan semangat semangat kami melalui pengalamannya dimadinah, dia sering dikata-katai atau di omongi dari belakang oleh teman temannya karena keteguhannya dalam berbicara bahasa arab, beliau memang kurang bagus dalam berbahasa arab ketika itu namun kerutinitasannya dalam berbahasa arab membuatnya percaya diri dan tidak mendengar apa kata orang, karena ketika itu banyak teman temannya yang mengatakan '' alaaaaaah, bahasa arabmu itu masih amburadul aja pun, masih aja ngomong berbahasa arab '' dan ini memang sudah menjadi penyakit bagi mahasiswa mahasiswa di timur tengah yang merasa gengsi untuk berbicara dengan berbahasa arab dengan temannya seindonesia dan ternyata penyakit itu dari dulu sampai sekarang masih ada, kalau dikamarku saat ini tidak ada orang arab, mungkin sampai sekarang aku tidak mengerti bahasa arab meskipun tinggal diarab. dan berkat keteguhan guru saya tersebut dalam berbahasa arab akhirnya dia bisa menjadi dosen di USU ( Universitas Sumatra Utara ) dan bukan itu saja, beliau juga bilang bahwa orang yang dulu pernah atau sering menghina atau menggunjingnya malah kelulusannya tertunda, guru saya tersebut adalah Al Marhum H. Syauri Syam Lc. beliau cukup dikenal di kalangan Al Washliyah dan juga di USU.

pengalaman ini bukan berarti kita itu hanya menekuni bahasa arab saja, selain bahasa arab, fiqih dan ushul juga jangan sampai dilupakan khususnya bagi mahasiswa jurusan syari'ah, karena kemungkinan besar kalau kita pulang nanti akan ditanyakan oleh masyarakat tentang fiqih baik itu dari segi ibadah, mu'amalah, nikah dan juga jinayah...

intinya: meskipun kita ini bukan mahasiswa baru lagi dan juga bukan mahasiswa lama, namun apa salahnya kalau semangat kita adalah semangat mahasiswa baru, bukan hanya sekedar foto foto atau rekreasi ( seperti kita kita dulu, hehehe )...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar