Diceritakan dalam sebuah cerita bahwa Allah SWT bertanya
kepada malaikat (dan Allah itu Maha Mengetahui), apakah engkau pernah tertawa? Lalu
malaikat tersebut pun menjawab, iya wahai tuhanku, aku pernah tertawa, ketika
itu aku melihat seorang manusia sedang memesan sebuah pakaian kepada temannya
sambil berkata “ tolong kamu perbaiki baju ini karena aku akan membelinya besok
pagi “ lalu malaikat pun berkata, gimana aku tidak tertawa wahai tuhanku,
sedangkan aku tau bahwa dimalam itu juga nyawanya akan aku cabut atas perintahMu,
dan aku juga pernah menangis ketika aku diperintahkan mencabut nyawa seorang wanita
yang sedang tersesat di padang pasir
yang hanya ditemani oleh bayinya yang sedang menyusui, bagaimana aku
tidak menangis wahai tuhanku melihat anak bayi yang belum berdosa tinggal
sendirian dipadang pasir namun apa boleh buat karena itu semua adalah perintahMu,
dan aku juga pernah takut ketika aku Engkau perintahkan untuk mencabut nyawa
seorang Wali diantara Wali WaliMu yang sangat Alim dan Ta’at kepadaMu,
bagaimana aku tidak takut sedangkan dia adalah KekasihMu, namun apa boleh buat
karena itu semua adalah perintah darimu, setelah bercerita seperti itu lalu
Allah bertanya lagi kepada malaikat “ tahukah engkau siapa kekasihku yang
engkau takut mencabut nyawanya tersebut? Malaikat pun menjawab “Engkau maha
Mengetahui wahai tuhanku “ lalu Allah pun memberitahukannya bahwa bayi yang
pernah ditinggal mati oleh ibunya dipadang pasir sendirian dahulu, itulah Kekasihku
Wali Waliku yang ta’at dan alim yang Engkau takut akan kehilangan dan takut
mencabut nyawanya…
intinya:
1. kita ini hanya bisa berencana namun Allah jugalah yang menentukan
2. dan selalu ada hikmah dibalik sesuatu yang memilukan
3. Cari sendiri, hehe.
intinya:
1. kita ini hanya bisa berencana namun Allah jugalah yang menentukan
2. dan selalu ada hikmah dibalik sesuatu yang memilukan
3. Cari sendiri, hehe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar